- Untuk pertamakalinya saya menggunakan sapu tangan hadiah dari bang Coky.
- Untuk yang pertamakalinya saya ingin hujan terus.. mendung terus...
- Untuk pertamakalinya saya kebas
- Untuk pertamakalinya saya tidak mau ulangtahun
Ada suatu negeri Tanpanama, di mana waktu seolah berhenti. Sepi merajai. Negeri itu bukanlah neraka maupun surga.
Suatu hari, di hari yang cerah menurut ukuran negeri Tanpanama; hujan tidak turun tetapi kelabu masih mendominasi bagaikan kanopi yang menaungi negeri kecil itu, seorang pendatang baru saja memasuki gerbang negeri Tanpanama itu. Negeri kelabu itu begitu memikatnya. Dia merasa di situlah rumahnya. Tempat di mana dia merasa tenang dan damai. Negeri di mana dia tidak akan mengecewakan orang-orang yang ia sayangi. Negeri di mana tidak akan pernah ada 25 untuknya. Negeri yang merupakan kenyataan baginya.
No comments:
Post a Comment