Monday, August 17, 2009

Tentang Rasa Rindu

Dan ia berlayar pulang
setelah hampir setahun penuh
dan berminggu-minggu
dan sehari lagi
sampai ia kembali tiba di kamarnya, ketika malam
Makan malamnya menunggu
Dan masih hangat.

Maurice Sendak, Where the Wild Things are


Adalah seorang sahabat lama.. sahabat cilik saya yang kini tengah menikmati masa-masa akhir SMA nya. Saya kenal dia karena saya pernah dekat dengan kakak laki-lakinya. Saat kedekatan itu berakhir, kedekatan saya dengan gadis cilik itu tidak berakhir. Yang paling berkesan dia pernah datang ke kampus seorang dari hanya untuk memberi support saya yang kala itu mau bimbingan. hahahaha....


Dia gadis yang cantik. Berbakat. Mandiri. Tapi saya tahu ada rasa sepi di hatinya. Gak perlu saya ceritakan apa sebabnya.


Setelah sekian lama tidak bertemu, akhirnya FB "mempertemukan" kami lagi. Gak kerasa aja sekarang dia udah 17. Semakin cantik saja. Tapi ternyata rasa sepi itu masih ada di hatinya. Rasa sepi yang sama seperti yang dulu. Tapi hari ini rasa sepinya selama bertahun-tahun itu terbayarkan ketika saya membaca status di FBnya:

gini duunk, jalan2 sekeluarga... utuh ^ ^

Tuesday, August 11, 2009

Biasa Saja... Serius!

"Hei, Alma, pakabar?" 
dan kujawab, "Baikterimakasihapakabarjuga?"
Dia berhenti dan menatapku seolah-olah aku baru turun pakai parasut dari Mars, dan katanya,
"Kenapa sih tidak kaujawab, Biasa saja?"
Nicole Krauss, The History of Love

Kukira hari ini akan turun hujan saat melihat awan hitam menggantung di langit. Tetapi ternyata tidak. Kondisi tersebut bisa kujadikan analogi untukku sendiri. Ceritanya adalah kemarin malam ketika ditengah-tengah pembicaraan tidak terlalu serius melalui YM, temanku bertanya:

Kenapa gak nangis aja?

Selama beberapa detik aku terdiam tetapi dengan jemari siap untuk mengetik sesuatu. Suatu jawaban yang masih tidak kuketahui.

Menangis untuk?, jawabku pada akhirnya.

Untuk sesuatu yang lagi ganggu kamu. Aku tahu kamu pengen nangis.

Ha!

Dulu pengen. Tapi enggak lagi, jawabku.

Kenapa harus ditahan?

gee...

Siapa yang nahan? dan aku sedang ga berusaha untuk menjadi kuat. Kamu tahu aku, kan? 

Kamu sedang berusaha untuk merasa biasa saja?


Aku memang merasa biasa saja.

Sunday, August 2, 2009

Kelahiran Perasaan

Sudah sangat lama aku tak melihatnya, sehingga aku merasakan limpahan kebahagiaan,
seolah bukan hanya satu malam yang telah terlewati, tapi satu musim dingin.
Seolah musim semi telah datang.
Diane Setterfield, The Thirteenth Tale 

Aku terserang sesuatu yang berjuta rasanya. Sudah seminggu ini. Seorang teman mengatakan kalau aku adalah anak kecil yang terperangkap di dalam tubuh perempuan dewasa. Aku tidak tersinggung karena aku rasa pernyataannya benar. Aku seperti tidak pernah merasakan hal ini. Tapi aku benar-benar merasa kalau ini yang pertama kalinya.

Aku kehilangan selera makan. Tetapi aku merasa senang. Aku merasa gelisah. Tetapi aku juga merasa senang. Aku ingin menyimpannya di dalam hati saja tapi pada akhirnya aku memutuskan untuk bercerita. Sekedar bercerita kepada orang-orang tertentu. Aku hanya bisa bercerita berharapa bebannya akan menjadi lebih ringan. Alih-alih menjadi lebih ringan rasanya seperti meletup-letup saja. Aku tidak mau dia tahu. Tapi aku juga mau dia tahu. Tapi aku tidak mau memberitahunya.

Aku hanya mampu menulis. Ini yang aku bisa. Aku tidak bisa apa-apa lagi.

Saturday, August 1, 2009

Aku Mencoba Tidak Memikirkan

a. Oz
b. Oz
c. Oz
d. Oz
e. Nintendo Wii

I've been hiding all my hopes and dreams away,
just in case I ever need 'em again someday,
I've been setting aside time, to clear a little space in the corners of my mind