Raindrops keep fallin' on my head
And just like the guy whose feet are too big for his bed
Nothin' seems to fit
Those raindrops keep fallin' on my head, they keep fallin'
And just like the guy whose feet are too big for his bed
Nothin' seems to fit
Those raindrops keep fallin' on my head, they keep fallin'
Berawal dari seorang teman yang sudah berbaik hati meluangkan waktunya untuk nelfon saya yang sedang mati gaya (^^'), dengan tujuan untuk membuat saya sibuk. Padahal ketika saya bilang "mati gaya" bukan berarti saya gak ada kesibukan. Justru "mati gaya" itu datang di tengah-tengah kesibukan saya melamun.
Ngobrol ke sana ke sini dan ketawa-ketiwi karena fikiran-fikirannya yang out of the box (baca:luar biasa aneh dan mustahil) sampai akhirnya tiba di akhir pembicaraan yang justru (menurut) saya merupakan awal dari suatu pembicaraan.
Jadi, ketika dia sudah mau pamitan, saya membaca sesuatu yang membuat saya "nyesek" di layar lapito. Sebuah kalimat sederhana yang membawa saya bertanya "KENAPA.....???" 

"Haduh, gw jadi pengen nangis lagi..." ujar saya dan itu membuat teman saya urung menyudahi pembicaraan.
I heart rain soo much. Saya benar-benar jatuh cinta ketika hujan turun ke bumi. Bahkan saya mencintai hujan lebih besar daripada cerah. Tetapi, suatu ketika ada mengambil payung saya diam-diam. Dia adalah Peri Hutan. Payung kesayangan saya. Boleh dibilang payung itu adalah trademark nya saya. Saya fikir hujan akan berhenti turun ketika bukan saya yang memakai payung itu, tapi ternyata hujan tetap saja turun dan dia membiarkan saya kebasahan sendirian.
So I just did me some talkin' to the sun
And I said I didn't like the way he got things done
Sleepin' on the job
Those raindrops are fallin' on my head, they keep fallin'
And I said I didn't like the way he got things done
Sleepin' on the job
Those raindrops are fallin' on my head, they keep fallin'
Kembali ke kira-kira satu bulan yang lalu...
Peri pohon pernah menceritakan kepada saya bahwa saya harus berhati-hati dengan Peri Hutan yang memesona. Bukan karnea Peri Hutan jahat. Tapi Peri Hutan pernah memiliki "masalah" dengan Putri Matahari. Dan panjang lebar Peri Pohon menceritakan kisah lalu si Peri Hutan dan Putri Mentari pada saya. Peri Pohon menceritakan hal ini karena dia berfikir saya termasuk orang yang terpesona oleh si Peri Hutan.
Ternyata saya memang terpesona oleh si Peri Hutan...
Kini...
Saya kesal. Kesal kepada Putri Matahari. Kalau Putri Matahari dan Peri Hutan bersama, Peri Hutan tidak akan mengganggu saya. Kenapa Putri Matahari malah meninggalkan Peri Hutan?
But there's one thing I know
The blues they send to meet me won't defeat me
It won't be long till happiness steps up to greet me
The blues they send to meet me won't defeat me
It won't be long till happiness steps up to greet me
Saya tahu, tidak ada yang abadi di dunia ini. Pun dengan apa yang kita miliki. Termasuk payung. Saya yakin, payung yang dicuri itu akan digantikan dengan yang lebih baik lagi. Tapi ketika saya sedang sendiri dan mendapati ternyata hujan masih saja menari-nari, saya merasa sakit hati lagi. Berapa lama proses untuk mendapatkan payung baru itu akan berlangsung?
Makanya saya senang berada di sekitar teman-teman saya. Bermain-main di tepi Danau Berkilau atau piknik di Padang Rumput Permadani. Beberapa yang tahu tentang kisah payung saya itu tak hentinya memberikan saya semangat. Malah salah seorang di antara mereka ada yang berkata bahwa saya beruntung. Dengan diberikannya "masalah" seperti ini berarti saya ini kuat (amin..) :)
"Waktu terbang dengan cepat. Tanpa kita sadari. Tanpa kita sadari pula, esok sudah datang dan luka akan mengering. Payung baru pun akan didapat!", kata si Ninot si kelinci.
Raindrops keep fallin' on my head
But that doesn't mean my eyes will soon be turnin' red
Cryin's not for me
'Cause I'm never gonna stop the rain by complainin'
Because I'm free
Nothin's worryin' me*
But that doesn't mean my eyes will soon be turnin' red
Cryin's not for me
'Cause I'm never gonna stop the rain by complainin'
Because I'm free
Nothin's worryin' me*
http://ceritatea.blogspot.com

jangan terlalu memikirkan payung yang hilang Nona, lihat sekeliling.... ada daun talas, plastik, juga kayu, atau barangkali ojeg payung, semua bisa kau gunakan dan kan mengantarmu melewati hujan..
ReplyDeleteojeg payungnya nona...?
ojek payung???
ReplyDeleteboleh juga :)
makasih ya..