Tuesday, July 28, 2009

Badai

Jalan ini tak ada habisnya
Dari pintu tempat ia bermula.
Terbentang hingga di kejauhan sana,
Mesti kujalani sedapat aku bisa.
Kaki letih, tapi ku berjalan juga,
Sampai kudapati jalan yang lebih besar,
Tempat banyak jalur dan urusan bertemu.
Lalu ke mana? Aku tak tahu.
J.R.R. Tolkien, The Lord of The Rings



Kadang dalam perjalanan pulang kantort atau ketika di waktu luang ketika hujan turun, saya merasakan lelah yang teramat sangat. Saya terkadang merasa hilang kendali atas hidup saya dan merasa tak berdaya dalam mengemudikan kehidupan saya.


Tak jarang saya merasa tersesat. Tak jarang saya mengetahui jalan yang benar yang seharusnya saya tempuh tetapi banyak papan penunjuk jalan lain yang membuat saya berfikir ulang jalan mana yang harus saya tempuh. Padahal itu tidak perlu.


Tak jarang satu ayunan cobaan saja sudah membuat kita berfikir untuk berpaling dari-Nya..


Saya jadi teringat oleh curhat-an tiba-tiba seorang ibu tentang anaknya yang, katanya, diguna-guna, sehingga pendengarannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal itu terjadi tiba-tiba saja ketika si anak sedang di kantornya dan tiba-tiba dia tidak bisa mendengar dengan baik. Pengobatan secara medis sudah ditempuh dan hasilnya tidak ada yang salah dengan pendengaran si anak gadis itu, sampai akhirnya orangtuanya memutuskan untuk membawa ke "orang pintar". Menurut si orang pintar tersebut, si anak itu diguna-guna. Ada yang suka sama dia, begitu katanya.

Aneh, suka kok malah nyiksa anak orang?

Entahlah...

Yang saya salut dari ibu tersebut, beliau sabar dan tidak mendendam pada siapapun pelaku tindakan tega tersebut.


"Mudah-mudahan dengan adanya cobaan ini akan menghapus dosa-dosa anak saya" begitu katanya.

Saya hanya meng-amini.

Hal tersebut sudah berlangsung lebih dari setengah tahun, tetapi doa-doa dan perbaikan ibadah tidak putus-putusnya mereka lakukan.

Mereka tegar banget, masyaAllah..

Hari gini ternyata masih ada orang-orang yang bersabar dan selalu berprasangka baik pada ALLAH terhadap ujian yang ALLAH berikan kepadanya. Mengingat banyak pula di antara kita yang seketika saja melupakan ALLAH dan menghujat-Nya ketika cobaan datang beruntun.

Naudzubillah...

Saya teringat satu hadis berikut :
Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali ALLAH menaikkan derajatnya, atau menghapus dosanya.
[Muslim]

dan ayat ini:
ALLAH tiada membebani seseorang kecuali menurut kemampuannya
[al-Baqarah 2:286]

See, Allah Maha Mengetahui kemampuan ummat-Nya, sehingga setiap cobaan yang diberikan oleh-Nya itu pastinya adalah suatu soalan yang mampu kita lalui. Ketika kita bisa melaluinya dengan tetap teguh pada iman kita, insyaAllah cobaan tersebut bisa menghapuskan dosa kita dan menaikkan derajat kita.

MasyaAllah....

Saya tidak mau kehilangan kendali atas diri saya. Atas hidup saya. Atas agama yang saya percayai. Bahkan sebenarnya tidak ada alasan bagi saya, bagi kita untuk kehilangan kedali karena sudah jelas petunjuknya sudah ada.
Aku tidak takut badai, sebab aku belajar mengemudikan kapalku
Aeschylus

No comments:

Post a Comment