Assalamualaikum...
Sudah lama ya saya gak update blog ini. Dulu sekalinya rajin bisa sehari beberapa kali posting! hahaha... Well, banyak hal yang terjadi selama rentang waktu dari terakhir kali saya posting sampai hari ini (dan hari-hari selanjutnya, insyaAllah).
Saya mendapatkan pekerjaan baru di salah satu bank BUMN, saya mendapatkan teman-teman baru yang hebat-hebat ketika pendidikan di bank tersebut, saya mendapatkan pencerahan untuk memperkuat iman saya, saya belajar lagi, lagi dan lagi, sampai akhirnya saya terbaring di tempat tidur. Tepar. Mestinya hari ini saya overtime untuk membantu teman-teman kantor saya yang lain melakukan tunggalisasi data.
ga papa, bsk ga usah masuk..
cepet sembuh ya..
ujar salah seorang teman saya kemarin malam via SMS.
Memang yang namanya sakit itu gak enak. Kemarin saya terpaksa izin ga masuk. Sebenarnya gak enak juga. Masih baru udah izin. Tapi mau bagaimana lagi, maag ini memang benar-benar mengganggu. Tapi alhamdulillah, Allah masih sayang sama saya. Saya lagi disentil. Selama ini saya lalai sama pola hidup saya.
Anyway, iman saya sempat diayun dengan yang namanya "prasangka". Apalagi kalau bukan prasangka buruk terhadap seseorang. Duh, saya ini egois sekali ya? Seperti tak pernah berbuat salah saja. Sok tau banged deh.
Saya serasa dihantam oleh godam ketika membaca hadis berikut:
"Janganlah banyak berbicara tanpa mengingat Allah karena hatimu akan mengeras.
Hati yang keras jauh dari Allah, tetapi kau tidak mengetahui. Jangan melihat kesalahan orang seolah kau adalah raja.
Lihatlah perbuatan salahmu seolah kau adalah hamba.
Sebagian orang menderita sakit berbuat salah dan sebagian orang terlindungi dari berbuat salah.
Berbelas kasihlah kepada orang yang menderita itu dan bersyukurlah kepada Allah atas lindungan-Nya"
[Muslim]
See.. jelas saya merasa bersalah sekali. Saya telah men-judge seseorang, padahal saya tidak tahu pasti apa permasalahannya. Seseorang itu memiliki landasan atas setiap tindakannya. Itu yang saya tidak sadari. Saya seharusnya bisa lebih bijak dengan tidak cepat menilai dan mengambil keputusan. Saya seharusnya melihat segalanya dengan lebih dekat. Berusaha memahami. Itu yang saya lupa.
InsyaAllah saya akan berbaik sangka kepada semua orang. Berbaik sangka kepada setiap kejadian dan ujian yang Allah berikan kepada saya. insyaAllah :)
maksudnya ini apa ti?
ReplyDeleteSebagian orang menderita sakit berbuat salah dan sebagian orang terlindungi dari berbuat salah.