Saturday, July 31, 2010

Ia Terus Datang..Lagi dan Lagi

"I have a dream," he said slowly. "I persist in dreaming it, although it has often seemed to me that it could never come true. I dream of a home with a hearth-fire in it, a cat and dog, the footsteps of friends -- and YOU!"* 
Anne of The Island, Lucy M. Montgomery


Dan sejenak jeda memisahkan kita
hanya hitungan hari memang
tetapi rasanya seperti berjalan di tempat
hanya dengan melihat cerah dan kelamnya luasnya langit
membuatku sedikit tenang
karena kita berada di bawah langit yang sama

***


ps: saya jatuh cinta! setiap detik, menit, jam, hari...selamnya :)





*part of the conversations between Gilbert Blythe and Anne Shirley

Tuesday, July 6, 2010

Dia Sedang Apa

Main-main sebentar ke blog seorang teman lama yang dulu biasa menjadi objek penderita, Ontohod, ternyata tidak ada postingan baru dari se gendut itu. Yang saya dapati hanya postingan dengan judul "Dia Sedang Apa" yang membuat saya senyum-senyum sendiri dan berhasil membuat saya menoleh ke masa lalu.

Tidak ada kata-kata, hanya gambar ini:


Saya jadi teringat, kalau saya memesan (baca:maksa) Ontohod buat ngebuatin ilustrasi untuk puisi saya. Desember itu, saya semangat banget pengen kayak Shel Silverstein. Bedanya, Silverstein natural dalam mengekspresikan pusinya ke dalam gambar, sedangkan saya tidak -__-"

Kemana ya puisi saya itu? *mikir* 

Dia sedang apa?
menunggu hujan ketika mentari terik menyapa

I Like to Say but Not to Tell*

This is why I always wonder
I'm a pond full of regrets
I always try to not remember
Rather than to forget
Not Going Anywhere, Keren Ann


Jadi, saat ini saya sedang merasa kacau dan ambigu.. persis seperti Bob Dylan dalam film nya I'm Not There. Saya seperti bukan saya tapi pada saat bersamaan merasa saya ini saya banget -__-

Saya jadi teringat seorang teman yang ingin rasanya menghilangkan sebgian memori indah dan tidak indahnya bersama seseorang. Saya bilang sama dia, kalaupun bisa gakan ada gunanya. Hidup itu hidup karena ada kenangan indah dan buruk. Pengalaman. 

Kalau saya sekrang ini bukannya mau menghilangkan memori saya bersama seseorang, tapi lebih kepada, "bring back my old days to me NOW"

Tapi kan itu cuma sebatas keinginan saja.. Kala masa lalu tidak ada mana ada masa sekarang. 

Kalau sekarang lagi merasa nge-down, kacau, ambigu, aneh, nge-blur atau apapun namanya, nanti pasti akan datang masa "kejelasan" :)

Saturday, May 29, 2010

Malam Itu Dia Mengulurkan TanganNya

Kadang aku tak mengerti
mencoba memahami kemana kepulan asap dari cangkir tehku pergi
menghilang begitu saja
seperti tak berarti
pertanyaan bodoh kah?
aku tak peduli

Malam-malam ku habiskan menatap rembulan tua
sambil bersenandung kecil tak berarah
sekali lagi, aku mencoba untuk memahami
kenapa purnama tak pernah bercerita
padahal dia telah ada cukup lama

Tuhan...
sungguh aku peduli dengan semua yang dunia sediakan
sampai akhirnya aku berada di titik ini
ketika aku sungguh sungguh peduli
saat ku merasa tak ada tangan Mu lagi membelaiku

Gemintang yang bisanya terlihat begitu indah
kini terlihat begitu bodoh
menari-nari riang tanpa perasaan di tengah kegundahanku
"Lebih bodoh mana, mereka atau aku?" cerca batinku
membuatku malu

Lagi-lagi aku cemburu
langit dan bumi tak mengacuhkanku
mereka bercakap-cakap riang
tertawa lepas
tapi bukan untukku
aku tak ada
walau aku merasa seperti raksasa yang berdiri di tengah hiruk-pikuk kehidupan

Tak ada cinta untukku
tak ada

Sampai di suatu malam yang riuh-rendah
ketika seperti biasa aku raksasa yang tak terlihat
lelaki lusuh setengah baya itu berjalan ke arahku
bukan untuk menyapaku verbal
hanya lewat saja dengan tertatih-tatih
kedua matanya hidup dan cerah menataplku lekat
sebelum lewat dia tersenyum.. tersenyum hangat

Damai..
Damai kurasa...

Malam itu ku tahu,
Dia mengulurkan Tangan Nya lagi padaku